Ribuan Warga Kecam Wali Kota Bandung Lewat Petisi dan Aksi - Seputar Pilkada
Headlines News :

tabloid pulsa

Tabloid PULSA

Infolinks In Text Ads

Infolinks

INFOLINKS

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Home » » Ribuan Warga Kecam Wali Kota Bandung Lewat Petisi dan Aksi

Ribuan Warga Kecam Wali Kota Bandung Lewat Petisi dan Aksi

Written By rivicsim simangunsong on Selasa, 21 Mei 2013 | 23.05



Bandung - Senin (21/5), sekitar tiga ribu orang mengikuti arak-arakan "SILIWANGI NGABABAKAN DEUI" di Bandung. Unjuk rasa tersebut terkait penolakan warga atas komersialisasi Hutan Kota Babakan Siliwangi.

Baru-baru ini, PT Esa Gemilang Indah (PT EGI) mendapatkan IMB dari Pemkot Bandung untuk membangun sarana komersil (restoran dan lainnya) di hutan kota tersebut.

Penolakan ini juga disampaikan melalui petisi Change.org di www.change.org/SaveBaksil yang saat ini berhasil menggalang lebih dari 3.700 tanda tangan.

“Kami tidak mau kehilangan hutan kota kami,” kata Reaca Raksa Teruni, berkomentar pada laman petisi.

Aksi berlangsung tertib dimulai dari kawasan Lebak Siliwangi, melewati Jalan Ir H Djuanda dan Jalan Merdeka, hingga ke halaman Balai Kota. Arak-arakan diwarnai lantunan lagu-lagu kliningan dan orasi oleh Tisna Sanjaya (seniman) dan Dadan Ramdan Harja (Direktur Walhi Jabar).

Sesepuh Siliwangi Solihin GP pun ikut bergabung. Tokoh berusia 87 tahun itu melontarkan kecaman terhadap Walikota Dada Rosada yang dinilainya serakah sehingga kepentingan pribadinya sampai mengorbankan kepentingan orang banyak.

Walikota Dada Rosada dan Sekretaris Daerah Edi Siswadi, dua pejabat yang terpaut kontroversi komersialisasi Babakan Siliwangi, tidak berada di tempat. Keduanya dikabarkan sedang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Massa ditemui Wakil Walikota Ayi Vivananda. Atas desakan massa, Ayi pun ikut menandatangani petisi. Dia mengatakan, secara pribadi dirinya selalu mendukung kegiatan pelestarian Babakan Siliwangi.

Haru Suhandaru, anggota DPRD Bandung juga menyatakan dukungannya dan berjanji untuk berembuk dengan anggota DPRD lainnya dan 1-2 hari ke depan, untuk menyarankan Pemkot segera membatalkan IMB PT EGI di Babakan Siliwangi.

Menurut Co-Founder Change.org Indonesia Usman Hamid, kampanye ini menunjukkan betapa kuatnya “People Power” dalam menciptakan perubahan lokal, yang menggunakan kombinasi metode online dan offline.

Dadan Ramdan, Direktur Walhi Jabar mengajak mengajak rektor-rektor perguruan tinggi seperti UNPAS, ITB, UPI, UNPAR dll, ormas-Ormas Islam, Tokoh dan Sesepuh Jawa Barat lainnya menyatakan penolakan komersialisasi dan pencabutan IMB Hutan Kota Babakan Siliwangi secara tertulis dan disampaikan ke Walikota Bandung dan DRPD Jawa Barat.

Massa yang turut dalam aksi ini berasal dari berbagai komunitas, antara lain:

- Paguyuban Pasundan,

- Walhi Jabar,

- Paguyuban Sundawani,

- Aliansi Keturunan Sunda Nusantara (Aksan),

- Padepokan Cipageran,

- Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS),

- Common Room,

- Bandung Creative City Forum (BCCF),

- Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) dan belasan komunitas lainnya.

Hadir pula sejumlah tokoh seperti sesepuh Siliwangi Solihin GP, penyanyi Acil Bimbo, politisi Mira Gnagey, seniman Isa Perkasa, seniman Diyanto, penulis Hikmat Gumelar, penulis Mona Sylviana, pemusik Harry Pocang, seniman Aat Soeratin, seniman Asep Berlian, pengacara Dindin S. Maolani, pengacara Memet S. Hakim, politisi Memet Hamdan, politisi Boeky Wikagoe, calon walikota Budi Setiawan, calon walikota Ridwan Kamil, dan sejumlah mahasiswa Bandung dan sekitarnya.
Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

SPONSOR

networkedblogs

tabloidpulsa

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Seputar Pilkada - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya