Pages

Selasa, 30 April 2013

Di Jayapura, Honda CBR250R untuk Jualan Sayur



Jayapura - Kendaraan roda dua menjadi peluang bisnis untuk meraup uang. Berbagai usaha menggunakan kendaraan roda dua pun bisa dilakukan mulai jadi tukang ojek, tukang balon hingga tukang bubur. Memang motor membuka peluang usaha, apa pun jenisnya.

Nah, baru-baru ini usaha bermotor tercipta lagi. Kali ini lebih unik, yakni motor sport Honda CBR250R untuk jualan sayur. Kejadian ini terjadi Jayapura. Foto kiriman Welfe Woyow menggambarkan jika motor sport itu bisa multifungsi.

"Itu asli dan terjadi di Jayapura," kata Welfew kepada detikOto, Rabu (1/5/2013).

Menurut Welfew kejadian motor Honda CBR250 dijadikan tempat untuk sayur mayur ini sangat unik. Karena itu dia pun langsung mengabadikan motor unik tersebut. Pria asli Jaypura itu pun mengatakan jika Honda CBR250 jualan sayur tersebut hanya satu-satunya di Jayapura.

Dia menjelaskan pedagang sayur tersebut kerap melintas di depan rumahnya. Dan menurutnya motor tersebut tidak dimodifikasi oleh pedagangnya, melainkan asli keluaran pabrik.

"Ini yang paling aneh, makanya saya foto. Orangnya masih jual, tiap hari ke tempatku dan muter-muter di tempatku," ucapnya.

Berapa harga Honda CBR250 di Jayapura? Welfew mengatakan, pedagang sayur tersebut harus menggelontorkan dana Rp 54 juta. "Di Jayapura, harga CBR250 Rp 54 juta," tutupnya. sumber

Demo May Day, 150 Ribu Buruh Kepung Jakarta



VIVAnews - Presiden Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI), Said Iqbal, menyebut sedikitnya ada 150 ribu buruh yang ikut meramaikan peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta hari ini, Rabu 1 Mei 2013. Menurutnya para buruh itu datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek, Karawang dan Banten.

"Dari 200 ribu buruh yag diperkirakan turun, yang sudah konfirm ada 150 ribu dari MPBI. Rencananya 1 juta buruh di 22 provinsi di Indonesia akan turun, tapi yang konfirm baru 600 ribu buruh," kata Said. 

Aksi ini akan dimual dari Bundaran Hotel Indonesia dilanjutkan long march ke Istana, DPR dan enam kantor kementerian. Sementara itu 85 ribu termasuk tiga presiden buruh akan tetap berada di depan Istana Negara hingga pukul 18.00 WIB.

Menurutnya, pengamanan internal dari brigade dan garda metal juga ikut membantu mengamankan aksi unjuk rasa May Day ini. 

Andi Gani Nenawea, salah satu presiden MPBI menambahkan, pihaknya telah memberikan instruksi yang jelas kepada anggotanya untuk tidak melakukan pemblokiran di jalan tol. Serta menjamin tidak akan anarkis.

"Semua sudah kami pastikan tidak melakukan perbuatan melawan hukum. Ini adalah aksi damai. Juga ada aksi dari buruh di luar kami, yang mudah-mudahan berjalan lancar juga," kata dia.

Kapolda Metro Jaya, Inspketur Jenderal Putut Eko Bayuseno, menjelaskan buruh di luar MPBI yang sudah mendaftarkan melakukan aksi hari ini berjumlah 35 ribu orang. Mereka melakukan kegiatannya dengan cara zikir bersama dan juga bakti sosial.

Sejarah May Day, Merunut Perjuangan Awal Buruh


VIVAnews – Buruh di seantero dunia, termasuk Indonesia, akan turun ke jalan Rabu esok, 1 Mei 2013, untuk memperingati Hari Buruh yang dikenal luas dengan sebutan May Day. Ribuan buruh Jabodetabek pun akan menggelar aksi unjuk rasa di beberapa lokasi di Jakarta, terutama pusat-pusat pemerintahan seperti Istana Negara, gedung DPR RI, dan Bundaran HI yang menjadi ikon di pusat kota Jakarta.

Para buruh itu sudah mempersiapkan ratusan bendera dan poster berisi tuntutan mereka kepada pemerintah. Tahun ini para buruh menyusun 9 tuntutan kepada pemerintah RI, yaitu penghapusan sistem outsourcing (tenaga alih daya), revisi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) menjadi 80 poin, penolakan penangguhan kenaikan Upah Minimum Regional (UMR), penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), penghentian pemberangusan serikat pekerja, penolakan potongan gaji untuk iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), pengadaan rumah layak huni untuk buruh, pengadaan beasiswa untuk buruh, dan penetapan 1 Mei menjadi hari libur nasional.

Itulah kesembilan tuntutan buruh Indonesia yang akan digaungkan saat May Day esok. May Day sendiri adalah sejarah panjang perjuangan kelas pekerja dunia yang dimulai pada awal abad 19, seiring dengan perkembangan kapitalisme industri di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat.

Kerja 20 Jam Sehari

Akar sejarah May Day mungkin dimulai pada tahun 1806, ketika terjadi pemogokan pekerja di AS yang pertama kalinya. Ketika itu pekerja Cordwainers, perusahaan pembuat sepatu, melakukan mogok kerja. Namun para pengorganisir aksi mogok kerja itu dibawa ke pengadilan untuk diproses hukum.

Dalam pengadilan itu, terungkap fakta pekerja di era itu benar-benar diperas keringatnya. Mereka harus bekerja 19-20 jam per harinya. Padahal sehari hanya 24 jam. Artinya para pekerja itu hanya bisa beristirahat 4 jam dalam sehari, dan mereka tidak punya kehidupan lain di luar bekerja untuk perusahaan yang membayar mereka.

Maka kelas pekerja Amerika Serikat pada masa itu kemudian memiliki agenda perjuangan bersama, yaitu menuntut pengurangan jam kerja. Peter McGuire, seorang pekerja asal New Jersey, punya peran penting dalam mengorganisir perjuangan ini. Pada tahun 1872, ia dan 100 ribu pekerja lainnya melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut pengurangan jam kerja. McGuire menghimpun kekuatan para pekerja dan pengangguran, serta melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur bagi pekerja.

Tahun 1881, McGuire pindah ke Missouri dan mulai mengorganisir para tukang kayu. Hasilnya, di Chicago berdiri persatuan tukang kayu dengan McGuire sebagai sekretaris umumnya. Inilah cikal bakal serikat pekerja. Ide membentuk serikat pekerja ini kemudian menyebar dengan cepat ke seantero AS. Serikat-serikat pekerja lain didirikan di berbagai kota.

Tanggal 5 September 1882, digelarlah parade Hari Buruh pertama di kota New York dengan 20 ribu peserta. Mereka membawa spanduk yang berisi tuntutan mereka: 8 jam bekerja, 8 jam istirahat, dan 8 jam rekreasi. Itulah 24 jam kehidupan ideal dalam sehari yang diinginkan kelas pekerja Amerika Serikat.

Tuntutan pengurangan jam kerja itu pada akhirnya menjadi perjuangan kelas pekerja dunia. Kongres internasional pertama mereka dilangsungkan di Jenewa, Swiss, pada tahun 1886, dan dihadiri organisasi pekerja dari berbagai negara. Kongres buruh internasional ini menetapkan tuntutan pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari sebagai perjuangan resmi buruh sedunia.

Tanggal 1 Mei ditetapkan menjadi hari perjuangan kelas pekerja sedunia. Satu Mei dipilih karena mereka terinspirasi kesuksesan aksi buruh di Kanada pada tahun 1872. Ketika itu buruh Kanada menuntut 8 jam kerja seperti buruh di AS, dan mereka berhasil. Delapan jam kerja di Kanada resmi diberlakukan mulai tanggal 1 Mei 1886.

Tragedi Haymarket

Kontras dengan kesuksesan rekan mereka di Kanada, buruh Amerika Serikat justru harus mengalami kenyataan pahit ditembaki oleh polisi mereka. Tanggal 1 Mei 1886, bersamaan dengan mulai berlakunya 8 jam kerja di Kanada, sekitar 400 ribu buruh di AS menggelar demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja. Aksi ini berlangsung selama empat hari sampat tanggal 4 Mei 1886.

Tak disangka, pada hari terakhir itu, 4 Mei 1886, polisi AS menembaki para demonstran buruh itu hingga ratusan orang tewas. Pemimpin buruh itu juga ditangkap dan dihukum mati. Peristiwa ini dikenal dengan tragedi Haymarket karena terjadi di bundaran Lapangan Haymarket.

Sebagai penghormatan terhadap para martir atau buruh yang tewas dalam aksi demonstrasi itu, Kongres Sosialis Dunia yang digelar di Paris pada Juli 1889 menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Sedunia (May Day). Hal ini memperkuat keputusan Kongres Buruh Internasional yang berlangsung di Jenewa tahun 1886.

Bagaimana dengan awal gerakan May Day di Indonesia? Simak kisahnya dalam artikel selanjutnya.

Peringati May Day, 135 Ribu Buruh Se-Jabodetabek akan Masuk ke Jakarta



Jakarta - Ratusan ribu se-Indonesia akan turun ke jalan hari ini memperingati Hari Buruh Sedunia. Sekitar 135 ribu buruh dari wilayah sekitar Ibukota seperti Depok, Bekasi, Tangerang, dan Kerawang akan masuk ke Jakarta. 

"Di Jabodetabek plus dengan Kerawang, 135 ribu buruh akan masuk Jakarta," ujar Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kepada detikcom, Rabu (30/1/2013). 

Iqbal mengatakan massa buruh tersebut berasal dari ratusan pabrik yang tersebar di Jabodetabek dan Kerawang. Mereka akan berangkat dari tempat kerja masing-masing sekitar pukul 07.00 WIB. Diperkirakan sudah akan berkumpul di Bundaran HI sekitar pukul 10.00 WIB. 

Setelah berkumpul di Bundaran HI, Iqbal menjelaskan, massa selanjutnya akan long march menuju Istana Presiden di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Massa buruh akan berunjuk rasa di depan Istana Merdeka hingga pukul 17.00 WIB. 

"Tapi nanti pukul 13.30 WIB, sekitar 50 ribu massa akan dipecah. Mereka akan dipecah untuk berunjuk di beberapa kementerian," tuturnya. 

Kantor kementerian yang akan menjadi sasaran demo buruh antara lain Kemenko Kesra, Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Kemneterian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan Kemenakertrans.

Perayaan Hari Buruh sedunia di Indonesia akan diperingati dengan unjuk rasa oleh sedikitnya 600 ribu buruh. Mereka akan serempak menggelar aksi di 20 provinsi. sumber

Pengusaha Minta May Day Tidak Ganggu Produksi



JAKARTA, KOMPAS.com — Pengusaha meminta buruh tidak melakukan tindakan anarkistis yang mengganggu aktivitas proses produksi dan distribusi dalam aksi massa peringatan Hari Buruh Internasional yang dikenal dengan May Day. Dengan begitu, aksi buruh tetap mendapatkan simpati masyarakat dan tidak merugikan bagi industri.

Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi Sasmita mempersilakan buruh merayakan May Day hari ini. Hanya, ia meminta aksi ini tidak rusuh dan jangan melakukan tindakan seperti memblokade jalan tol, menduduki bandara atau pelabuhan.

Menurutnya, pengusaha sudah mendapat jaminan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bahwa unjuk rasa buruh bakal aman dan damai. "Kapolri memastikan buruh tidak boleh melakukan perusakan, pemblokadean jalan dan membuat pabrik berhenti berproduksi," katanya kepada KONTAN, Selasa (30/4/2013).

Suryadi berpendapat solusi atas beberapa tuntutan buruh seperti kenaikan upah maupun pekerjaoutsourcing lebih pas dibicarakan dalam forum Lembaga Kerja Sama Tri Partit Nasional. Ia tak sepakat jika buruh memilih jalan aksi masa, yang bisa menyulut tindakan anarkistis maupun perusakan fasilitas umum.

Sebab, Apindo menuding demo buruh yang berlangsung sepanjang 2012 sudah mengakibatkan kerugian bagi sektor industri yang mencapai Rp 190 triliun. Nilai kerugian didapat salah satunya akibat kapasitas produksi anjlok.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengamini pendapat Apindo. Ia berharap perayaan May Day berlangsung aman. "Pemerintah menghargai dan mendukung pelaksanaan perayaan May Day," jelasnya.

Muhaimin juga mengimbau kepada elite buruh dan Apindo menjadikan momentum May Day sebagai ajang meningkatkan saling pengertian dalam hubungan industrial.

Riden Hatta Majis, Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Tangerang, menjelaskan, FSPMI cabang Tangerang akan membawa sekitar 5.000 sampai 6.000 pekerja ke Ibu Kota. Ia menegaskan, tidak ada agenda FSPMI untuk memblokade jalan menuju Bandara Soekarno Hatta, seperti yang dikhawatirkan masyarakat maupun pengusaha.

Namun, dia tidak bisa memastikan apakah ada gerakan buruh lainnya yang memiliki agenda untuk memblokade jalan menuju fasilitas vital seperti bandar udara, pelabuhan, maupun jalan tol. Kini, semua berharap aksi May Day hari ini aman tanpa insiden. sumber

Serikat Guru Ikut Ramaikan Aksi May Day Buruh



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hari ini sejumlah serikat buruh serentak memperingati May Day alias Hari buruh sedunia. Namun, ada yang berbeda pada May Day kali ini karena untuk kali pertama serikat guru ikut serta dalam aksi yang melibatkan ratusan buruh se-Indonesia. 

Presidium Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Guntur Ismail mengatakan terlibatnya serikat guru dalam aksi May Day karena adanya isu pendidikan dalam tuntutan buruh pada aksi May Day tahun ini.

"Sebagaimana bisa terlihat dalam spanduk-spanduk yang dipasang di beberapa titik jalanan ibu kota yang bertuliskan “Hari Buruh Sedunia dan Hari Pendidikan Nasional”," kata Guntur di Jakarta, Rabu (1/5).

Guntur menyebut guru juga sebagai buruh (pekerja) yang hak-haknya pun perlu diperhatikan. Ia menjelaskan dalam Angaran Dasar FSGI pun mencantumkan klausul bahwa guru adalah profesional sekaligus pekerja atau buruh.

"Itulah mengapa kami ikut turun ke jalan bersama buruh dalam peringatan hari buruh sedunia," ujar Guntur.

Adapun isu besar yang diangkat FSGI dalam aksi May Day kali ini yakni peolakan kebijakan pendidikan yang memperbodoh rakyat seperti Ujian Nasional, Kurikulum 2013, dan komersialisasi pendidikan. 

Selain mendukung aksi May Day hari ini, Guntur menuturkan FSGI akan ikut aksi kembali Kamis (2/5) besok bersama serikat buruh dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Aksi akan dikosentrasikan di Kemdikbud dan Istana negara. 

"Isu pendidikan juga diangkat komunitas buruh karena anak-anak mereka kerap kali menjadi korban dari kebijakan-kebijakan pendidikan yang tidak berkualitas dan berkeadilan," tutur Sekjen FSGI, Retno Listyarti.

Kawasan Ring I Siaga Penuh Hadapi May Day



Jakarta, GATRAnews - Pengamanan ekstra tinggi terlihat di sepanjang Jl Medan Merdeka Selatan, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Kawasan yang bersebelahan dengan Monumen Nasional (Monas) ini diperkirakan menjadi salah satu tempat bekumpulnya masa untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada hari ini, Rabu (1/5).

Maklum saja, di jalan ini terdapat sejumlah objek vital Ibu Kota, antara lain Kedutaan Besar Amerika Serikat, Istana Wakil Presiden, Balaikota Jakarta, Kementerian BUMN dan sejumlah perkantoran lainnya. Sejak memasuki Medan Merdeka Selatan dari Bundaran Tugu Tani, sudah terlihat petugas keamanan di semua titik vital.

Dari pantauan GATRAnews, personel keamanan dari Kepolisian RI dan TNI terkonsentrasi di depan Istana Wakil Presiden, Balaikota Jakarta, Kementerian BUM dan Bundaran Patung Kuda, Bank Indonesia. Tak hanya itu, sejumlah kendaraan taktis kepolisian maupun militer berupa truk angkut, ambulan dan pemadam kebakaran ditempatkan di berbagai titik Jl Merdeka Selatan.

Kondisi lalu lintas di kedua lajur Medan Merdeka Selatan pun sangat padat dibandingkan hari biasanya. Hal tersebut dikarenakan adanya masa yang berasal dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) DKI Jakarta yang berdemo di depan Balaikota. Sejak pukul 08.00 WIB jalan penghubung kawasan Sudirman Thamrin ini dilewati puluhan organisasi dan serikat buruh, beberapa bus yang mengangkut pengunjuk rasa berdatangan dari arah Senen, melewati Tugu Tani. sumber

May Day, Hindari Kawasan Istana Seharian!



JAKARTA, KOMPAS.com — Rabu besok, sebisa mungkin hindari kawasan di sekitar Istana Negara. Sekitar 80.000 dari 150.000 buruh akan bertahan melakukan aksi di depan Istana Negara hingga sore hari.

"80.000 buruh akan tetap di Istana (Negara). Aksi akan dipusatkan di Istana sampai jam 6 sore," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/4/2013).

Menurutnya, selain konsentrasi massa berada di Istana Negara, ribuan buruh lainnya akan tersebar di sejumlah kantor kementerian. Beberapa di antaranya Kemenakertrans, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kemenko Kesra, dan Kementerian Perekonomian.

Terkait jumlah massa yang akan melakukan aksi secara nasional di beberapa daerah, lanjut Said, rencananya akan ada satu juta buruh yang melakukan aksi. Dari jumlah itu, yang sudah terkonfirmasi pada Selasa ini untuk melakukan aksi pada 1 Mei besok sebanyak 600.000 buruh untuk wilayah nasional. Sementara untuk wilayah Jabodetabek diperkirakan mencapai 150.000 buruh. sumber

May Day, Buruh Terus Suarakan Tuntutan Hidup Layak



Metrotvnews.com, Jakarta: Serikat buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) akan menyerukan empat tuntutan lain dalam aksi peringatan Hari Buruh atau May Day yang akan berlangsung pada 1 Mei 2013.

Presidium MPBI Said Iqbal mengatakan, kalangan pekerja tanpa henti akan terus memperjuangkan empat tuntutan terkait hak-hak para pekerja kepada pemerintah. 

"Empat tuntutan tersebut adalah menolak upah murah, memperbaiki sistem jaminan sosial, menolak kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) dan hapus praktik outsourcing di perusahaan BUMN," ujarnya ketika dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Selasa (30/4).

Ia mengungkapkan, untuk memperingati hari tersebut pihaknya akan menurunkan sebanyak 200.000 buruh yang berasal dari berbagai serikat pekerja. Saat ini, akunya, sebanyak 135.000 buruh siap turun ke jalan. Dalam aksi tersebut, pihaknya memastikan akan "mengepung" sejumlah titik, yakni istana dan enam kementerian.

Enam kementerian yang akan dikepung dalam aksi May Day itu adalah Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

Ia menjelaskan, dalam aksi esok hari agenda utama yang akan disuarakan adalah menolak upah murah. 

Menurutnya, berdasarkan data statistik upah minimum di Asia dan sekitarnya pada tahun 2012, upah minimum Indonesia masih rendah dibandingkan negara ASEAN, meskipun pertumbuhan ekonomi makro mengalami peningkatan. 

Dia mengatakan, Indonesia hanya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Kamboja dan Vietnam. Nilai upah minimum Indonesia tahun 2012 hanya mencapai US$161,3 per bulan. Angka ini masih jauh lebih rendah dari Thailand yang mencapai US$283,54 per bulan.

"Juga termasuk penetapan upah minimum bagi guru honorer," tegasnya.

Untuk sistem jaminan sosial, ia melanjutkan, pihaknya menuntut pemerintah agar lebih adil dalam menerapkan sistem jaminan sosial, khususnya sistem BPJS Kesehatan yang akan diberlakukan 1 Januari 2014. 

Said menjelaskan, masih ada 100 juta jiwa masyarakat yang belum ter-cover BPJS Kesehatan. Berdasarkan data yang diperoleh KSPI, baru 151 juta jiwa dari 251 juta jiwa penduduk Indonesia yang ter-cover BPJS. Dikatakannya pula, peserta BPJS yang sudah terdaftar itu adalah Askes PNS 17 juta, TNI/Polri 2,2 juta, peserta Jamkesmas 76 juta, peserta Jamsostek 5,6 juta, dan Jamkesda 31 juta.

"Mendapatkan pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga negara. Tapi pada kenyataannya, masih banyak masyarakat yang belum tercover BPJS. Dan inilah yang akan kami perjuangkan," ujarnya.

Lebih jauh, ia menambahkan, serikat buruh juga menolak dengan tegas kenaikan harga BBM karena berdampak pada naiknya harga-harga kebutuhan dasar masyarakat. Hal tersebut mengakibatkan daya beli buruh terganggu. 

Menurutnya kenaikan harga BBM ke kisaran Rp6.000-Rp7.000 per liter akan mengakibatkan turunnya daya beli buruh sebesar 30% akibat naikknya ongkos angkutan umum, sewa rumah dan harga barang.

"Kami akan melawan segala bentuk pencabutan subsidi karena tidak ada jaminan pengalihan subsidi akan diarahkan ke sektor-sektor yang meningkatkan kesejahteraan rakyat, tegas Said.

Buruh juga menuntut dicabutnya sistem tenaga kerja alih daya atau outsource di perusahaan-perusahaan BUMN. Said berpendapat bahwa BUMN sebagai perusahaan negara dan harus menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk tidak menerapkan sistem outsourcing. 

"Kalau perusahaan negara saja masih pakai buruh outsourcing, perusahaan swasta akan melakukan hal yang sama," katanya.

Meski demikian, ia menjamin perayaan May Day akan dilaksanakan tanpa tindakan anarkisme dan benturan. Menurutnya, peringatan Hari Buruh internasional sudah berjalan tiap tahun untuk menyampaikan isu-isu yang merupakan bagian dari perjuangan buruh untuk menuntut kelayakan hidup. 

"Kita jamin aksi akan berlangsung damai, tertib dan aman. Tidak ada anarkisme. Tidak ada settingan bentrok, pengamanan internal kita juga akan siap untuk mengamankan aksi kita," ujar dia.

Sementara itu, pemerintah mengimbau kepada kalangan pekerja agar merayakan May Day dengan kegiatan menggalang kebersamaan. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menilai lewat momentum ini pekerja dapat lebih mengefektifkan sikap saling pengertian dan semangat kemitraan dengan pengusaha.

“Kepada pimpinan serikat pekerja/serikat buruh dan konfederasi serikat itu, serta kalangan pengusaha silahkan merayakan May Day dengan kegiatan yang positif,” ujarnya.

Ia mengakui, proses interaksi pelaku proses produksi yang terdiri dari pengusaha, pekerja dan pemerintah tidak selamanya berjalan sesuai dengan harapan. Proses interaksi dapat terganggu dalam implementasi karena berbagai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi sistem hubungan industrial yang berlaku. Pihaknya menyadari peran para pelaku hubungan industrial sangatlah penting dalam mewujudkan iklim yang kondusif khususnya di dunia industri.

Untuk itu, pemerintah khususnya Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi selalu berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dengan program-program pemerintah, baik dalam jangka waktu menengah dan jangka waktu panjang. 

"Juga pembangunan bidang ketenagakerjaan melalui kebijakan pasar kerja diarahkan untuk mendorong terciptanya lapangan kerja formal yang luas serta meningkatkan kesejahteraan pekerja informal," jelas Muhaimin. sumber

Pilkada Kota Tangerang Sepi Calon Independent



TANGERANG - Pilkada Kota Tangerang yang akan dihelat 31 Agustus 2013 mendatang, dipastikan tanpa calon dari unsur perseorangan. Sebab, hingga ditutupnya pendaftaran berkas persyaratan calon jalur tersebut, tidak satupun yang menyerahkan berkas dukunganya ke KPU Kota Tangerang. 

"Setelah kami tunggu sampai Pukul 00.00 WIB, semalam (29/4), tidak ada satupun yang mendaftarkan diri sebagai calon independen. Dengan demikian, kami pastikan tidak ada calon independen dalam Pilkada ini," kata Syafril Elain, Ketua KPU Kota Tangerang, Selasa (30/4/2013).

Ketiadaan calon independen yang mendaftar, menurut Syafril, lebih disebabkan tidak siapnya calon dalam segala ketentuan persyaratan yang sudah diatur.

"Memang ada yang datang, tapi kelihatannya yang akan daftar tidak menyiapkan segala sesuatunya dengan tuntas. Sebab, untuk maju menjadi calon independen harus menyiapkan jaringan mulai dari RT/RW, kelurahan, kecamatan, sampai tingkat kota. Artinya, tidak ada warga yang menyiapkan jaringan ini sejak lama sehingga tidak ada yang mendaftar," jelasnya.

Masyarakat Diminta Ikut Kontrol Penggunaan Dana Pilkada



Jakarta - Rakyat Sumsel membutuhkan figur alternatif untuk menjamin perubahan yang lebih baik di masa mendatang. Tantangan dan permasalahan di Sumsel yang semakin kompleks akan memunculkan figur baru yang dianggap lebih mampu menyelesaikan persoalan yang akan dihadapi. Demikian kesimpulan perbincangan dengan Ahmad Yani, Anggota DPR RI dari Sumsel saat diwawancarai media beberapa waktu lalu.

"Banyak anomali yang terjadi di Sumsel dan belum dapat diselesaikan hingga saat ini, Sumsel katanya lumbung energi tapi masih banyak mati lampu dan masyarakat tidak banyak mendapat manfaat dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki", tegas Yani.

Selain itu, menjelang pemilihan Gubernur Sumatera Selatan yang akan dilaksanakan 6 Juni mendatang, masyarakat diimbau untuk mengawasi dan kritis terhadap semua perilaku cagub dan cawagub, karena ada indikasi kuat penggunaan dana APBD dan mobilisasi PNS untuk pemenangan salah satu cagub. 

Ia juga meminta masyarakat untuk aktif dan berani mengontrol dan mengawasi semua pelanggaran dan penyalahgunaan kewenangan pejabat pemerintahan daerah.

"Kalau ada pelanggaran dan penyalagunaan wewenang dan uang rakyat dalam pilgub, segera laporkan ke Bawaslu, Gakumdu, atau ke ke kepolisian", saran Yani yang juga akan menyalonkan kembali sebagai wakil rakyat di daerah pemilihan Sumsel.

Di sisi lain, koordinator Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Sumsel, Maman, menilai ada indikasi yang sangat kuat penggunaan APBD sumsel dan mobilisasi PNS provinsi untuk mendukung salah satu Calon Gubernur.

"Baliho yang bertebaran bergambar salah satu calon tersebar di berbagai penjuru, kita curigai kuat menggunakan anggaran uang rakyat sumsel," ujarnya.

Geram Sumsel menilai pelibatan PNS dan penggunaan dana APBD dalam kampanye pemilihan gubernur Sumatera Selatan akan merugikan masyarakat dan membahayakan proses demokrasi di Sumsel. Hal itu juga dianggap sebagai contoh buruk pemimpin di mata masyarakat karena berarti tidak amanah dan bertanggung jawab.

Kompetisi Pilkada Temanggung Hanya Sementara

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Calon wakil Bupati Temanggung, Andoyo yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Gerindra, berpandangan bahwa hajat politik pemilihan bupati wakil bupati pada 26 Mei mendatang hanyalah kompetisi sementara. Selanjutnya, pasti ada pemenang dan siapapun itu, harus didukung untuk lima tahun ke depan.

"Dalam pilkada ini kita hanya berkompetisi sementara. Setelah 26 Mei sudah selesai. Kita semua harus legowo, siapapun pemenangnya, berarti itu yang diridhoi Allah, dan masyarakat pendukungnya,"katanya, Selasa (30/4).

Bagi Andoyo yang berpasangan dengan calon bupati Fuad Hidayat, dalam sebuah kompetisi sudah jamak, selalu ada yang menang dan ada yang kalah. Hanya saja, perlu ditekankan pada jiwa para kandidat, apabila sudah siap berkompetisi berarti sudah siap lahir batin menerima dua kemungkinan, yakni kalah atau menang.

Menurutnya, pada tataran hasil pilkada juga bisa menjadi tolok ukur bagi para politikus akan kedewasaan dan kematangan dalam berpolitik praktis. Pasalnya, contoh diberbagai daerah banyak permasalahan justru muncul setelah hasil penghitungan suara.

Pihak yang kalah terkadang mengajukan protes hingga melayangkan guguatan hukum. Lebih parah lagi, jika terjadi konflik terbuka atau amuk massa, yang pada akhirnya hanya akan merugikan semua pihak. 

Maka untuk pilkada Temanggung, dia berharap semua berjalan seusai prosedur, aman, damai, dan tertib. Sebab jika sampai terjadi permasalahan, rakyatlah yang paling dirugikan.

Andoyo, sendiri berjanji apabila dia menang akan mengemban amanah untuk lima tahun ke depan membangun Kabupaten Temanggung, menjadi lebih baik. Namun, apabila ternyata kalah, pria yang selama ini dikenal sebagai Lurah Tegalroso, Kecamatan Parakan, akan mendukung pemenangnya.

Dia juga sudah mengenal baik semua rival politiknya. Meski berkompetisi, tapi secara pribadi selama ini dia akrab dan berhubungan baik dengan pasangan calon lain.

"Semua calon itu adalah teman-teman kita semua, sama-sama warga Temanggung. Jadi sekali lagi dalam pilkada kita hanya berkompetisi sementara dan yang terpenting itu adalah pembangunan Temanggung lima tahun ke depan," ujarnya.

Putusan Sela MK Kecewakan Pemenang Pilkada Gorontalo

JAKARTA - Putusan sela yang diambil Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang pleno perkara sengketa hasil Pilkada Kota Gorontalo menimbulkan kekecewaan para pihak yang berperkara. Pihak yang terlihat kecewa berat adalah KPU Gorontalo dan pasangan Marthen Taha-Budi Doku selaku pihak terkait.

Saat persidangan Selasa (30/4), hanya pasangan Marthen-Budi saja yang hadir. Sedangkan dari tiga pemohon, yakni pasangan Feriyanto Mayulu-Abdurrahman Bahmid, Adhan Dambea-Inrawanto Hasan, serta AW Thalib-Ridwan Monoarfa, hanya diwakili kuasa hukum saja.

Yang menarik, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie turut hadir mendampingi pasangan Marthen-Budi pada persidangan itu. Kehadiran Rusli Habibie sempat menarik perhatian para pendukung Marthen yang mendominasi ruang persidangan MK. 

Sebelum sidang dimulai, para pendukung Marthen-Budi yang mengenakan kemeja putih kombinasi kuning terlihat yakni bahwa MK bakal memenangkan KPU yang telah memenetapkan pasangan nomor urut dua itu sebagai pemenang. Namun wajah-wajah tegang dari para pendukung Marthen-Budi mulai terlihat ketika majelis membacakan pertimbangan dan pendapatnya. 

Puncaknya adalah ketika Ketua MK M Akil Mochtar membacakan putusan yang membuat wajah Gubernur Rusli Habibie danserta pasangan Marthen-Budi berubah. Meski berusaha bersikap tenang, namun gurat kekecewaan tampak jelas terlihat di wajah Rusli maupun pasangan yang didukungnya. 

Kepada pers, Rusli mengaku tetap menghormati putusan MK dan menunggu hasil PTUN Makassar nanti. "Putusan sela MK kan untuk menjaga stabilitas keamanan di Gorontalo, jadi itu perlu kita hormati. Prinsipnya, empat pasangan calon kada kan sudah memaparkan visi-misinya. Jadi kita tunggu proses hukumnya selesai," ujarnya.

Jika Rusli masih mau berkomentar, lain dengan Marthen Taha. Dia hanya memberikan komentar singkat kepada wartawan televisi. Saat dikejar wartawan cetak, dia memilih untuk tidak berkomentar lagi dan langsung diamankan para pendukungnya.

Kuasa hukum Feriyanto-Abdurrahman ikut kecewa dengan tertundanya putusan. "Ya mau bagaimana lagi, kita tunggu saja nanti," ujarnya.

Sementara Adhan Dambea saat dimintai komentarnya hanya mengatakan, kebenaran akan terbuka dengan sendirinya. Dia mengatakan, putusan sela merupakan keputusan adil dari majelis.

"Perkara saya masih diproses PTUN Makassar. Kita tunggu saja hasilnya," kata Adhan yang menggandeng Prof Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukumnya.

Dana CSR Bank Jateng Jangan untuk Kepentingan Pilkada

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Divisi Monitoring di Komite Penyelidikan, Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN), Eko Haryanto mengatakan bahwa rumor terkait Bank Jateng makin mengental.

Utamanya dengan keputusan RUPS Bank Jateng yang masih ditutup-tutupi terkait penambahan modal Rp 1,5 triliun oleh Pemprov Jateng, serta restukturisasi pimpinan bank itu.

"Kita jangan lupa, dana bantuan sosial alias bansos pun ada di Bank Jateng dalam bentuk dana CSR bank itu. Patut diduga kuat bahwa Incumbent akan mengeluarkan banyak dana CSR untuk kepentingan pencalonannya," kata Eko saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (30/4/2013).

Komisaris Utama Bank itu diganti dari sebelumnya dijabat oleh Sekda Jateng Hadi Prabowo, yang merupakan salah satu cagub di pilkada provinsi itu. Namun yang aneh justru dipertahankannya Haryono sebagai Direktur Utama Bank Jateng oleh pemegang saham utama, yakni Pemprov Jateng yang dipimpin cagub incumbent Bibit Waluyo.

"Tentu untuk mengamankan, dia harus ada orang di dalam untuk mengamankan. Lalu kenapa Haryono diangkat lagi jadi pejabat bank? Jelas kami duga itu untuk mengamankan dana CSR itu." katanya.

Mengapa dana CSR? Dia menjelaskan bahwa laporan dana tahunan Bank Jateng 2011 menunjukkan adanya dana keluar sebesar Rp 42,83 miliar pada 2011. Di 2012, dana yang dikeluarkan adalah sekitar Rp 400 miliar.

"Itu dana keluar dengan mengacu pada keputusan direksi. Dana yang seperti ini yang bisa dicurigai untuk kepentingan kampanye incumbent," jelas Eko.

KP2KKN juga mengkritik Gubernur Incumbent Bibit Waluyo yang hingga sekarang tak mengajukan cuti dari jabatannya. Dengan demikian, patut diduga yang bersangkutan tetap menggunakan dana APBD untuk aktivitasnya sehari-hari.

"Tidak seperti Jokowi yang cuti saat jadi cagub DKI Jakarta. Mereka me-ngoyoh-oyoh Hadi agar cuti. Padahal dia (Bibit) sendiri tak cuti. Kenapa dia tak adil?" tegas Eko.

Secara terpisah, Roy Salam dari Indonesian Budget Center (IBC) mengatakan bahwa dari pengalaman pilkada di provinsi lain, adalah awam bila cara kandidat memperoleh pendanaan kampanye di pilkada berasal dari tiga sumber. Sumber-sumber itu intinya bersifat legal secara administratif namun melanggar etika politik.

"Karena dia memboncengi kekuasaan demi menggolkan kepentingan dirinya. Praktik seperti itu sudah menjadi modus di setiap pilkada," kata Roy.

Sumber keuangan yang dia maksud adalah sumber keuangan dari APBD, dari aset daerah seperti gedung atau sumber daya alam, dan ketiga berasal BUMD seperti Bank.

LIGA CHAMPIONS: Jokowi Yakin Madrid Tekuk Dortmund, Ahok Prediksi All Jerman Final



BISNIS.COM, JAKARTA-Pertandingan babak semifinal leg kedua Piala Champions antara Real Madrid menjamu Borussia Dortmund akan digelar dini hari nanti. 
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki prediksi masing-masing.

Jokowi mengunggulkan tim asuhan Jose Mourinho meski pada leg pertama, Read Madrid ditekuk 1-4 di kandang Dortmund. "Saya dukung Madrid," kata Jokowi. Dukungannya tersebut karena merasa ada kedekatan dengan kota dimana klub itu berada. Jokowi menuturkan, ia sering mengunjungi kota Madrid, Spanyol saat masih menjadi pengusaha furnitur di Solo.

"Saya dulu sering ke markasnya, karena dekat dengan tempat pameran," katanya.

Ditanya soal skor pertandingan yang akan menentukan 'hidup-mati' Real Madrid itu, Jokowi menolak memberi prediksinya. Alasannya karena dia takut memberi prediksi yang salah. "Saya enggak mau prediksi, nanti keliru," katanya. Untuk lolos ke final Liga Champion, Real Madrid membutuhkan unggul tiga gol tanpa balasan dari lawan. 

Bagaimana komentar Ahok? "Finalnya Jerman nanti," ujarnya. Meski begitu, Ahok yakin bahwa pertandingan antara Real Madrid menjamu Borussia Dortmund, akan dimenangi oleh Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu. "Skornya 2-0 untuk Madrid," katanya.

Real Madrid membutuhkan kemenangan dengan unggul tiga gol tanpa balasan.

Demikian juga untuk pertandingan antara Barcelona melawan Bayern Munchen, Ahok tetap mendukung Barcelona. "Yang jelas, skornya kurang dari 5-0"

Untuk masuk final, Barcelona sendiri membutuhkan menang dengan selisih lima gol.

Real Madrid akan menjamu Dortmund dini hari nanti, sedangkan Barcelona akan melawan Bayern Munchen Kamis dini hari.

Ganjar Usul Adakan Diskon Khusus Sambut Mayday



Semarang – Cagub Ganjar Pranowo mengusulkan diadakannya nuansa berbeda saat perayaan Hari Buruh 1 Mei yang juga dikenal sebagai Mayday. Menurutnya pemerintah bisa mengusung nuansa yang lebih istimewa dan berbeda saat Mayday.

Dia menuturkan bisa saja pemerintah menggandeng pengelola mal, atau hotel untuk memberikan potongan khusus untuk produk-produk saat Mayday.

Saat Mayday, dia mengusulkan adanya diskon khusus bagi para buruh hingga 70% untuk produk-produk tertentu. Dengan demikian diharapkan beban buruh lebih ringan meski hanya satu hari, katanya.

Terkait wacana penghapusan tenaga outsourcing, Ganjar menuturkan bila hal itu adalah tuntutan lama. Meskipun telah berlangsung lama, namun bila dibiarkan berlarut-larut maka hasilnya tidak baik.

Kebijakan outsourcing merupakan regulasi nasional, sehingga perlu adanya dialog skala nasional untuk menyelesaikannya, lanjutnya.

425 Kelompok Seni Tradisi Berharap Ganjar Menang



SEMARANG, suaramerdeka.com - Calon Gubernur Jateng dari PDIP Ganjar Pranowo menerima dukungan dari Keluarga Besar Marhaen (KBM) Jateng. KBM terdiri atas berbagai komunitas dari kesenian, pedagang kaki lima, tukang parkir, tukang becak, anak jalanan dan petugas resosialisasi.

Di antaranya, ada 425 kelompok kesenian tradisi di Jateng yang berasal dari Pati, Demak, Rembang, Jepara, Tegal, Klaten, Solo, Wonogiri, Kudus, Brebes, Magelang, Kendal dan Purbalingga.

"Kami siap jadi relawan, tidak usah dibayar," kata Ketua KBM Jateng Beni Sudiro, di Panti Marhaenis, Kantor DPD PDIP Jateng, Selasa (30/4).

Mereka mendukung Ganjar karena berharap ada perubahan atas nasibnya yang selama ini tidak diperhatikan pemerintah. "Kami berharap Pak Ganjar jadi imam kami di Jateng," kata Gatot Subagyo, Ketua Solidaritas Masyarakat Pinggiran Surakarta.

Dalam jumpers, Ganjar juga didampingi Calon Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan Ketua DPP Idham Samawi. Dua nama terakhir menekankan pentingnya instruksi kepada seluruh kader untuk memenangkan Ganjar Gandeng Heru (Gagah).

"Kader yang mbalela akan mendapat sanksi, dari peringatan hingga pemecatan," tegas Puan.

Puan juga meyakinkan para pendukung bahwa majunya Ganjar sebagai calon gubernur adalah ikhtiar untuk menjadikan Jawa Tengah lebih baik. "Sesuai pesan Bung Karno, kita harus kuat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian secara kebudayaan," tegasnya.

Dukung Ganjar-Heru, Aris Siap Dipecat dari Demokrat



Karanganyar — Ratusan orang mengikuti deklarasi relawan Rindu Yang Baru yang siap memenangkan pasangan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko. Relawan tersebut dibentuk oleh Ketua Dewan Pakar DPC Partai Demokrat Karanganyar, Aris Wuryanto di Ngargoyoso, Selasa (30/4). Aris pun siap dipecat dari Partai Demokrat jika hal tersebut menyalahi aturan partai

Aris menegaskan bahwa dukungan yang diberikan dirinya dan tim relawan yang dibentuk tersebut merupakan konsekuensinya mendaftar sebagai calon wakil bupati Karanganyar lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Karanganyar, yang notabene partai yang mengusung pasangan Ganjar-Heru. “Kami melihat pasangan Ganjar Heru memiliki tekad yang kuat dalam membangun Jawa Tengah menjadi lebih baik,” jelas Aris Selasa (30/4).

Terkait pembentukan tim relawan tersebut, Aris menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan komunikasi dengan tim sukses pasangan Ganjar Heru. Dirinya menerangkan bahwa hal tersebut dilakukan murni atas kesadaran para relawan. “Kami memang belum menjalin komunikasi dengan tim Ganjar – Heru. Ini murni dukungan dan relawan,” terang Aris.

Saat disinggung sanksi yang mungkin akan dijatuhkan oleh Partai Demokrat, Aris tak mau berandai-andai. Aris hanya menjelaskan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Ketua DPC Partai Demokrat Karanganyar, Rinto Subekti, sejak sebelum dirinya mendaftarkan diri sebagai bacalon cawabup ke PDIP.

Dalam deklarasi yang diikuti sekitar 250-an relawanRindu Yang Baru, tersebut seluruh relawan bertekad memenangkan pasangan Ganjar-Heru. Sedangkan untuk tim seluruhnya dijelaskan Aris berjumlah hingga 17.000 relawan yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada

Beda dengan Jokowi, Ini Style Ganjar pada Pilgub Jateng



SEMARANG - Calon Gubernur Jawa Tengah dari PDIP, Ganjar Pranowo, mengatakan, baju putih yang dikenakan selama ini merupakan lambang kesiapan untuk melayani masyarakat Jateng apabila terpilih menjadi gubernur.

Menurutnya, putih merupakan warna yang bisa diterima semua kalangan termasuk rakyat Jawa Tengah.

"Baju putih merupakan lambang bahwa ini bisa diterima oleh semua kalangan dan ini kami seragam semuanya," ujar Ganjar Selasa (30/4/2013).

Ganjar menambahkan, selain baju warna putih dia bersama pasangannya, Heru Sudjatmoko, juga sengaja melinting lengan baju, yang menunjukkan kesiapan bekerja bagi Jawa Tengah.

"Lengan baju kami sengaja linting, tampil dengan kasual menunjukkan kami siap bekerja sama, siap juga berkomunikasi, dan tidak kaku atau adaptif untuk siapa saja," jelasnya.

Pria lulusan Pria lulusan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, itu mengatakan, selama masa kampanye hingga pemilihan gubernur pada 26 Mei mendatang, dia bersama pasangannya akan bergaya seperti itu.

Dia menyambut positif pendukungnya yang mengikuti gaya dari pasangan nomor urut 3 tersebut.

"Kemarin di Kudus banyak simpatisan kami datang juga dengan menggunakan baju putih. Tidak hanya itu bahkan mereka juga menggunakan rambut palsu yang beruban seperti kami," ungkapnya.

Sekadar diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng menetapkan masa kampanye calon gubernur dan wakil gubernur Jateng 2013 mulai 8 Mei. Lokasi kampanye dibagi menjadi tiga zona yakni eks-Karisidenan Semarang-Pati, eks-Karisidenan Surakarta-Kedu serta eks-Karisidenan Banyumas-Pekalongan.

Bintang Puspayoga Sambangi Tokoh Perempuan Kintamani



Istri Anak Agung Ngurah Puspayoga, kandidat calon Gubernur Bali yang diusung PDIP, Bintang Puspayoga, menyempatkan diri menyambangi rumah tokoh perempuan tingkat provinsi untuk kategori pendidikan dan pemberdayaan perempuan Ni Wayan Kartini.Lawatan itu dilakukan Bintang Puspayoga usai menyambangi Pasar Kidul dan Pasar Kayu Ambua. Pada kesempatan itu, Kartini menuturkan jika masyarakat di wilayahnya mayoritas petani. Pertanian yang berkembang di Desa Songan, Kecamatan Kintamani Bangli, imbuh Kartini, bersatu padu dengan pariwisata.Menurutnya hal itu yang membuat warga sekitar membuat rumah tinggal wisatawan (home stay) yang banyak bertebaran di desanya. “Ini saya kira sejalan dengan program yang ditawarkan Pak Puspayoga,” imbuh Kartini, Senin 29 April 2013.

Tak tanggung-tanggung, wisatawan yang datang dan menginap di rumah singgah Kartini tak tanya wisatawan domestik, tetapi juga dari luar negeri. “Ada dari Belanda, Australia dan Taiwan. Saya berikan tinggal gratis,” kata Kartini.

Ia menceritakan, pembelaannya kepada perempuan dan anak lebih ditekankan pada hak atas pendidikan. Saat ini, kata dia, kesetaraan lelaki dan perempuan sudah tak terbantahkan. “Tapi pendidikan, di sini ini daerah terpencil. Pendidikannya masih terbelakang,” kata Kartini.

Itulah yang masih mengganjal dalam diri Kartini. Ia berharap perempuan Songan dapat mengenyam pendidikan secara setara. “Saya merasa masih punya utang dalam diri saya sendiri sebelum hal itu terlaksana,” kata dia.

Kartini mengaku sudah jatuh hati betul dengan Puspayoga. “Suka sekali saya dengan beliau dan saya sudah sering bertemu. Beliau begitu peduli terhadap masyarakat kecil,” katanya.

Menanggapi hal itu, Bintang Puspayoga menyebut hal itu sesungguhnya salah satu program strategis dari suaminya jika terpilih kelak sebagai Gubernur Bali. “Itu sudah menjadi salah satu program strategis kami meningkatkan kapasitas perempuan,” kata Bintang Puspayoga.

Keterbelakangan itu terjadi, menurutnya, lantaran medan yang begitu terpencil. “Itu terjadi karena medan yang sulit dijangkau. Jadi perlu sentuhan bersama. Jangan sampai dia terus teringgal. Itu akan menjadi prioritas. Masyarakat tetap mendapat haknya. Itu tugas kita bersama,” ajak dia.

Selama ini, sambung Bintang Puspayoga, yang mencuat ke permukaan adalah wajah pendidikan Bali yang begitu baik. Sementara yang terpencil tetap menjadi tertinggal lantaran minimnya perhatian pemerintah. “Yang terjadi di tataran permukaan itu bagus. Tapi faktanya belum disentuh. Ini harus menjadi perhatian serius dan menjadi program prioritas,” kata Bintang Puspayoga.

Pada kesempatan itu, Bintang Puspayoga juga menyoroti anak lelaki Kartini, Pande Putu Setiawan, Ketua Komunitas Anak Alam. Pande yang lulusan S2 luar negeri itu mendedikasikan ilmunya untuk ditularkan kepada anak-anak tertinggal di Bangli. “Itu kan sangat bagus. Jarang anak muda yang memiliki idealisme untuk membangun daerahnya. Dia itu lulusan S2 luar negeri. Saya berharap dia getok tularkan ilmunya kepada anak-anak Bali. Saya akan sangat mendukung,” tutupnya.

Pande membentuk Komunitas Anak Alam. Meski lulusan luar negeri, Pande mendedikasikan diri membentuk Komunitas Anak Alam yang merupakan ruang pendidikan anak-anak di desanya yang terpencil. Menurut Pande, anak-anak di desanya berbeda dengan anak-anak lain sebanya di luar desanya. Di sini, anak-anak yang semestinya mengenyam pendidikan dan menikmati masa kanak-kanak, harus berjibaku dengan kehidupan membantu orang tua mereka mencari penghasilan tambahan.

Istri Anak Agung Ngurah Puspayoga, kandidat calon Gubernur Bali yang diusung PDIP, Bintang Puspayoga, menyempatkan diri menyambangi rumah tokoh perempuan tingkat provinsi untuk kategori pendidikan dan pemberdayaan perempuan Ni Wayan Kartini.

Lawatan itu dilakukan Bintang Puspayoga usai menyambangi Pasar Kidul dan Pasar Kayu Ambua. Pada kesempatan itu, Kartini menuturkan jika masyarakat di wilayahnya mayoritas petani. Pertanian yang berkembang di Desa Songan, Kecamatan Kintamani Bangli, imbuh Kartini, bersatu padu dengan pariwisata.

Menurutnya hal itu yang membuat warga sekitar membuat rumah tinggal wisatawan (home stay) yang banyak bertebaran di desanya. “Ini saya kira sejalan dengan program yang ditawarkan Pak Puspayoga,” imbuh Kartini, Senin 29 April 2013.

Tak tanggung-tanggung, wisatawan yang datang dan menginap di rumah singgah Kartini tak tanya wisatawan domestik, tetapi juga dari luar negeri. “Ada dari Belanda, Australia dan Taiwan. Saya berikan tinggal gratis,” kata Kartini.

Ia menceritakan, pembelaannya kepada perempuan dan anak lebih ditekankan pada hak atas pendidikan. Saat ini, kata dia, kesetaraan lelaki dan perempuan sudah tak terbantahkan. “Tapi pendidikan, di sini ini daerah terpencil. Pendidikannya masih terbelakang,” kata Kartini.

Itulah yang masih mengganjal dalam diri Kartini. Ia berharap perempuan Songan dapat mengenyam pendidikan secara setara. “Saya merasa masih punya utang dalam diri saya sendiri sebelum hal itu terlaksana,” kata dia.

Kartini mengaku sudah jatuh hati betul dengan Puspayoga. “Suka sekali saya dengan beliau dan saya sudah sering bertemu. Beliau begitu peduli terhadap masyarakat kecil,” katanya.

Menanggapi hal itu, Bintang Puspayoga menyebut hal itu sesungguhnya salah satu program strategis dari suaminya jika terpilih kelak sebagai Gubernur Bali. “Itu sudah menjadi salah satu program strategis kami meningkatkan kapasitas perempuan,” kata Bintang Puspayoga.

Keterbelakangan itu terjadi, menurutnya, lantaran medan yang begitu terpencil. “Itu terjadi karena medan yang sulit dijangkau. Jadi perlu sentuhan bersama. Jangan sampai dia terus teringgal. Itu akan menjadi prioritas. Masyarakat tetap mendapat haknya. Itu tugas kita bersama,” ajak dia.

Selama ini, sambung Bintang Puspayoga, yang mencuat ke permukaan adalah wajah pendidikan Bali yang begitu baik. Sementara yang terpencil tetap menjadi tertinggal lantaran minimnya perhatian pemerintah. “Yang terjadi di tataran permukaan itu bagus. Tapi faktanya belum disentuh. Ini harus menjadi perhatian serius dan menjadi program prioritas,” kata Bintang Puspayoga.

Pada kesempatan itu, Bintang Puspayoga juga menyoroti anak lelaki Kartini, Pande Putu Setiawan, Ketua Komunitas Anak Alam. Pande yang lulusan S2 luar negeri itu mendedikasikan ilmunya untuk ditularkan kepada anak-anak tertinggal di Bangli. “Itu kan sangat bagus. Jarang anak muda yang memiliki idealisme untuk membangun daerahnya. Dia itu lulusan S2 luar negeri. Saya berharap dia getok tularkan ilmunya kepada anak-anak Bali. Saya akan sangat mendukung,” tutupnya.

Pande membentuk Komunitas Anak Alam. Meski lulusan luar negeri, Pande mendedikasikan diri membentuk Komunitas Anak Alam yang merupakan ruang pendidikan anak-anak di desanya yang terpencil. Menurut Pande, anak-anak di desanya berbeda dengan anak-anak lain sebanya di luar desanya. Di sini, anak-anak yang semestinya mengenyam pendidikan dan menikmati masa kanak-kanak, harus berjibaku dengan kehidupan membantu orang tua mereka mencari penghasilan tambahan.

Awali Kampanye, Cagub Gelar Ritual Sembahyang di Pura



DENPASAR- Kedua kandidat calon gubernur Bali bersama tim suskes masing-masing, melaksanakan persembahayangan bersama di Pura Jagadnatha, Denpasar. Ini sekaligus menandai dimulainya kampanye perdana.

Kandidat gubernur yang diusung PDI Perjuangan, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, bersama tim suksesnya lebih dahulu melaksanakan persembahyangan di Pura Jagadnatha, Denpasar, pada Senin, 29 April sore.

Sedangkan, kandidat gubernur Made Mangku Pastika yang diusung Partai Demokrat bersama koalisi delapan parpol lainnya, bersembahyang di lokasi yang sama Selasa (30/5/2013) pagi.

Selama hampir satu jam, kandidat incumbent Mangku Pastika didampingi calon wakil gubernur, Ketut Sudikerta, dengan khidmat mengikuti persembahyangan dipimpin pelingsir pemangku setempat.

Baik Puspayoga maupun Pastika, sama-sama menyampaikan maksud tujuan sembahyang bersama adalah memohon keselamatan dan kedamaian untuk Bali.

"Kita sebentar lagi melaksanakan pemilihan gubernur, sudah barang tentu kita ingin memohon keselamatan kepada sang yang widi," ujar Pastika.

Harapannya, agar pemilukada berlangsung aman dan damai sehingga bisa melahirkan pemimpin yang dikehendaki rakyat.

Hal tak jauh beda disampaikan Puspayoga. Dia memanjatkan doa kepada Ida Sang Yang Widhi Wasa agar masyarakat Bali diberikan keselamatan, kedamaian.

Mengingat, saat ini, Bali tengah menggelar hajatan lima tahunan dalam pesta demokrasi pemilihan gubernur, Puspayoga tak lupa mengajak semua masyarakat untuk tetap menjaga situasi di Bali agar tetap aman, damai, dan kondusif.

"Itu harapan kita semua agar semua berjalan dengan baik, dari awal sampai hari H dan sesudahnya. Kita harapkan bisa berjalan dengan damai," tuturnya.

Dia juga berharap tidak ada salahnya Bali bisa mencontoh bagaimana pemilukada di DKI Jakarta di mana sebelum, selama dan sesudah coblosan bisa berjalan denhan baik tidak ada gugatan karena semua bisa diselesaikan sesuai makanisme dan waktu yang ditetapkan.

"Di Jakarta beberapa waktu lalu merupakan contoh pemilukada yang baik, semoga di Bali bisa juga melakasanakan seperti itu," ajak mantan Wali Kota Depasar itu.

Blusukan di Pasar, Bintang Puspayoga Dikerubuti Pedagang



Istri Anak Agung Ngurah Puspayoga, kandidat Gubernur Bali yang diusung PDIP, Bintang Puspayoga blusukan di Pasar Kidul. Bintang Puspayoga yang didampingi anggota Fraksi DPRD Bali Hening Puspita Rini, istri Bupati Bangli, dan sejumlah pengurus DPC PDIP Bangli itu membagikan ratusan baju, dupa dan stiker kandidat nomor urut 1.

Pada kesempatan itu, Bintang Puspayoga dikerubuti pedagang pasar. Wajah Bintang Puspayoga tak nampak asing bagi pedagang pasar. Begitu mengetahui istri Wakil Gubernur Bali itu menyambangi tempatnya mengais rejeki, ratusan pedagang langsung berlarian menghampiri perempuan ramah senyum itu.

Bintang Puspayoga pun tak risih menyalami mereka satu persatu. Tak sedikit pula yang meminta berfoto bersama. Ni Wayan Surtini (80) pedagang canang mengaku mengenal betul wajah tedul Bintang Puspayoga. “Itu Ibu Bintang Puspayoga. Istrinya calon gubernur,” kata Surtini, Senin 29 April 2013.

Ia mengaku akan mendukung penuh pencalonan Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS). “Pasar Kidul memerah. Siap memenangkan PAS,” ucapnya penuh semangat.

Mendapati doa restu, Bintang Puspayoga langsung menyampaikan rasa terima kasihnya. “Astungkara. Mohon dukungan,” kata dia. Bintang Puspayoga menyempatkan diri berkeliling pasar sembari menyapa para pedagang.

“Bagaimana dagangannya Bu?” tanya Bintang Puspayoga kepada pedagang bawang, yang langsung dijawab oleh si pedagang jika penjualan hari ini agak sepi. Mendapati jawaban itu, Bintang Puspayoga pun langsung memborong bawang yang dijual perempuan paruh baya itu.

Di Pasar Kidul, Bintang Puspayoga juga memborong banten, salak, jeruk, sayur mayur, aneka kue basah dan minyak goreng. Bintang Puspayoga membelinya dari pedagang yang berbeda-beda. Puas blusukan di Pasar Kidul, Bintang Puspayoga menyambangi Pasar Pasar Kayu Ambua.

Di pasar ini, meski hari sudah mulai siang, namun antusiasme pengunjung dan pedagang pasar tetap tinggi. Bintang Puspayoga lagi-lagi menjadi sorotan mata pengunjung dan pedagang pasar. Ia pun disalami. Mereka juga berebut kaos, stiker dan dupa yang dibagikan Bintang Puspayoga dan rombongan.

Lelah mengelilingi pasar, Bintang Puspayoga menyempatkan diri wisata kuliner di tengah Pasar Kayu Ambua. Bersama rombongan, Bintang Puspayoga menikmati kudapan Bali. Usai santap makan, saat akan menuju Desa Songan ia didapuk untuk ikut persembahyangan Memasar, serangkaian ngusaba Besa Pura Bale Agung, Banjar Kayu Ambua.

Dengan penuh keramahan, Bintang Puspayoga menyempatkan diri menggelar persembahyangan bersama ratusan warga di depan Pasar Kayu Ambua. Usai menggelar persembahyangan, Bintang Puspayoga membeli air cem-ceman. Sebelum melanjutkan perjalanan, ia pun menyempatkan diri menyumbang dalam persembahyangan itu.

KAMPANYE: Puspayoga di Jagatnatha, Pastika Safari Spiritual di Buleleng



DENPASAR–Cagub dan cawagub Puspayoga dan Sukrawan (PAS) mengawali masa kampanye dengan melakukan persembahayangan di Pura Jagadnatha, Denpasar. SEdanghkan rivalnya, Pastika dan Sudikerta (Pasti-Kerta) melakukan safari spiritual ke beberapa pura di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Pemenangan Paket PAS yang diusung PDI Perjuangan itu, berlangsung khidmat dan lancar, Senin (29/4/2013) sore. Sembahyang yang dipimpin Jero Mangku Ida Bagus Widya Jayanegara itu berlangsung hampir dua jam.

Tampak Puspayoga bersama anggota DPR RI Rai Wirajaya dan tokoh masyarakat lainnya, larut dalam keheningan bersama ratusan warga yang mamadati areal Pura yang disucikan umat Hindu di Bali.

“Sekarang kami melaksanakan persembahyangan bersama guna memohon keselamatan untuk masyarakat Bali,” ujar I Gusti Lanang Rai Pelingsir Pemangku di Pura Jagatnatha.

Usai bersembahyang, Puspayoga dengan ramah menyalami satu persatu warga sembari berbincang ringan dan menyelipkan pesan untuk tetap bersama-sama menjaga kebersamaan dan persatuan di antara krama Bali dan masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Puspayoga mengatakan, kegiatan persembahayangan bersama ini, tak lain untuk memanjatkan doa kepada Ida Sang Yang Widhi Wasa agar, masyarakat Bali diberikan keselamatan, kedamaian.

Mengingat, saat ini, Bali tengah menggelar hajatan lima tahunan dalam pesta demokrasi pemilihan gubernur, Puspayoga tak lupa mengajak semua masyarakat untuk tetap menjaga situasi di Bali agar tetap aman, damai dan kondusif.

“Itu harapan kita semua, agar semua berjalan dengan baik, dari awal sampai hari H dan sesudahnya, kita harapkan bisa berjalan dengan damai,” tegas kandidat nomor urut I ini.

Puspayoga menegaskan sesuai komitmennya, maka pihaknya siap bersama-sama kandidat lain dan semua komponen lainnya, untuk tetap menjaga pilkada yang damai, sehingga bisa lahir pemimpin yang benar-benar diharapkan masyarakat Bali ke depan.

Sementara itu, Pastika mengajak sejumlah pengurus Forum Bali Mandara (Forbara) ke wilayah Bali utara itu. Saat berada di Pura Dadia Pasek, Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Pastika menerima foto asli Gusti Ketut Jelantik yang menjabat patih pada masa Kerajaan Buleleng.

Foto itu diberikan Kadek Kastawan, warga Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, yang juga cucu mantan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Nyoman Gede Mangku.

“Karena dalam kunjungan sebelumnya di Desa Jagaraga, Pak Gubernur berkeinginan membangun monumen Puputan Jagaraga, maka saat ini kami serahkan foto Patih Jelantik,” kata Kastawan.

Menurut dia, Patih Jelantik memimpin rakyat Buleleng berperang habis-habisan untuk mengusir tentara kolonial Belanda di Desa Jagaraga.

Dari Jagaraga, Pastika yang berpasangan dengan Cawagub Bali I Ketut Sudikerta itu melanjutkan perjalanan spiritualnya ke Pura Desa Sangsit, Pura Dalem Sangburni, Pura Desa Bulian, Pura Penegil Darma, Pura Dangka Bingin, dan Pura Bondalem.

Puspayoga-Sukrawan Mulai Berkampanye di Pilgub Bali

Metrotvnews.com, Bali: Hari pertama kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Senin (29/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan kesempatan kepada pasangan cagub nomor urut pertama, Puspayoga-Sukrawan. 

Dalam kesempatan itu, Puspayoga-Sukrawan mengunjungi daerah Karangasem. Menariknya, Puspayoga-Sukrawan mendatangi Pasar Karangasem dan menikmati makanan warung rakyat. Puspayoga-Sukrawan juga membagikan kaos dan berharap warga Karangasem memilih mereka.

Sementara itu, pasangan cagub nomor urut kedua, Pastika-Sudikerta, akan mulai berkampanye pada Selasa (30/4) besok.

Pemkot Bandung Raih Penghargaan IDSA Nasional



INILAH, Bandung - Pemkot Bandung mendapat penghargaan Certificate of Achievement Indonesia Digital Society Award (IDSA) 2013 dalam kategori Overall/Society dari pemerintah pusat. Penghargaan diserahkan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) RI, Tifatul Sembiring dan Founder CEO Mark Plus, Inc Hermawan Kartajaya yang diterima Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda.

Penghargaan diserahterimakan di Arena Jakarta Marketing Week 2013, Kota Kasablanka Mall Jalan Casablanca Raya Kav 88 Jakarta Selatan, Senin (29/4/2013). Kota Bandung mencapai performa baik dalam penyelenggaraan yang baik di bidang teknologi informasi, mulai dari perencanaan, upaya perwujudan rencana, tingkat penetrasi dan penggunaan internet, serta manfaat yang dinikmati dalam menggunakan internet.

Enam kategori penghargaan lainnya yang diberikan Menkominfo diantaranya Kategori overall society, kategori community (masyarakat), kategori government (pemerintahan), kategori educational institutions (lembaga pendidikan), healthcare institutions (lembaga pelayanan kesehatan), dan private small and median enterprises (UKM swasta).

Hermawan menyatakan, enam kategori overall community berdasarkan survei penilaian presentasi sudah dinilai oleh orang yang hebat dan independen, membuat keputusan yang sangat berat karena prosesnya. Penilaian untuk kategori penghargaan tersebut dilakukan berdasarkan angket self assesment potret digitalisasi dan survei yang dilakukan terhadap 10.100 responden mewakili masyarakat, UKM swasta, lembaga pendidikan, dan Lembaga Pelayanan Kesehatan di 99 Kabupaten/kota dengan metode computer Aided Telephone Interview (CATI).

"Penentuan certificate of achievement tersebut merupakan hasil keputusan dewan juri yang terdiri dari Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo, Prof.Dr.Eko Indrajit (ahli telekomunikasi dan informatika), Ir Cahyana Ahmadjajadi (Pengamat telekomunikasi dan informatika), Hermawan Kartajaya (Founder CEO Mark Plus, Inc.), Taufik (Chief Executive MarkPlus Insight)," tuturnya

Ayi Vivananda dan Wahyudin Sepakati Pilkada Damai



INILAH, Bandung - Seperti janjinya, Bakal Calon Wali Kota Bandung Ayi Vivananda melakukan kunjungan ke posko pemenangan kandidat lain. Kali ini, Senin (29/4/2013), Ayi mengunjungi Wahyudin Karnadinata-Tonny Aprilani di kawasan Holis Kota Bandung.

Ayi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tradisi baru untuk menghilangkan kesan pilkada menegangkan dan menyeramkan. Bercermin pada pilkada daerah lain, Ayi tidak ingin terjadi gesekan dan bentrokan yang ujungnya merugikan masyarakat banyak.

"Saya melihat sosok Wahyudin merupakan sosok jujur, lugas, dan sederhana. Kami menemukan kesepakatan untuk menjadikan pilkada damai. Pak Wahyudin akan saya ajak untuk mendatangi kantong suara saya dan melakukan kampanye damai bersama," ucap Ayi.

Sementara Wayudin menuturkan, kunjungan Ayi Vivananda menjadi pengalaman baru. "Ini satu barokah, satu rahmat. Hampir tidak ada di Indonesia yang hatinya seperti Pak Ayi," puji Wahyudin.

Ayi Datangi Posko "Wani"



CIGONDEWAH (GM) - Setelah Posko Pacantel milik Budi Dalton, kini giliran Posko Wani (Wahyudin Karnadinata-Tony Aprilani) yang didatangi bakal calon Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, untuk bersilahurahmi. 

"Saya ingin menciptakan tradisi baru dalam pilkada, kita mencipatakan pilkada damai bukan hal yang menegangkan," kata Ayi usai mengunjungi Posko Wani di Jln. Cigondewah, Senin (29/4).

Ayi bertemu langsung calon wali kota dari jalur perseorangan, Wahyu Karnadinata. Bahkan, ia juga akan bertamu ke para calon dari jalur partai politik, seperti dengan Edi Siswadi dan Ridwan Kamil. "Ya, kami akan bersilaturahmi dengan mereka, tinggal kita cari waktunya yang tepat," papar Ayi.

Sementara itu, Wahyudin Karnadinata mengatakan kedatangan Ayi merupakan suatu berkah, rahmat, dan hampir tidak ada di Indonesia pasangan yang datang kepada calon lainnya. "Terkejut, kok ada yang datang, pengalaman baru dan berharga," ujar Wahyudin.

Sementara pengamat politik UIN Sunan Gunung Djati, Hamzah menilai silaturahmi antarkandidat memperlihatkan politik yang bersih, karena tidak selamanya politik itu kotor. "Dua kandidat ini punya kekuatan dan keinginan membersihkan Kota Bandung. Hari ini kita saksikan bersama. Fenomena baru, Pak Ayi dan Pak Wahyudin bermusyawarah dan satu sama lain saling mengikhlaskan, sudah on the track, tidak saling bantai," ungkap Hamzah.

Fenomena ini harus dilanjutkan dan berkelanjutan. "Berbeda pendapat itu rahmat, tapi ada paradigma baru kedewasaan politik dan pendidikan politik bagi masyarakat bahwa pilkada itu enggak harus gontok-gontokan," tandas Hamzah.

Pemerintah Kota Bandung Ajak Warga Peduli Kebersihan Sungai



Bandung - Kota Bandung sebagai kota yang memiliki kanal bajir alami dengan sungai-sungainya yang mengaliri hampir seluruh wilayah di Provinsi Jawa Barat merupakan faktor vital dalam kehidupan masyarakatnya. Sehubungan dengan hal tersebut kebersihan dan kelancaran aliran sungai menjadi hal yang sangat penting juga mengingat curah hujan yang besar dapat mengakibatkan banjir apabila kanal-kanal alami tersebut terhambat.

Sebagai kepedulian Pemerintah Kota Bandung dalam hal reservasi kebersihan lingkungan dan aliran sungai, pada hari Sabtu, (27/4) Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda mengadakan kunjungan sekaligus bersilaturahmi dengan warga di daerah jalan Sukaharja Kelurahan Sukapada Bandung, sekaligus juga berinteraksi dengan warga berkaitan dengan masalah Bandung Green and Clean (BGC) serta pengenalan Urban Farming (Pertanian di Perkotaan) dan Tabulasektung (Tanaman Bumbu Dalam Keresek Tergantung).

Menyambut kedatangan Ayi, Perwakilan BGC Sugiri langsung menyampaikan paparannya berkenaan dengan keadaan kebersihan sungai serta beberapa kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh warga.


“Alhamdulillah untuk Jalan Sukaharja Kel Sukapada sudah memiliki Papan Baca hasil Swadaya warga yang dibantu oleh investor dari media, dan untuk Mei kedepan Insya Alloh akan mengikuti Kampung Kokoh yang bantuannya berupa semen dan uang akan dipergunakan untuk membangun sarana dan prasarana warga disini, sementara untuk partisipan BGC sendiri dari 78 RW sudah masuk dan mengikuti sebanyak 44 RW, harapannya kedepan supaya Jumsih (Jum`at Bersih) akan menjadi kebiasaan warga dan bukan lagi hal rutin yang harus diumumkan melalui acara,” paparnya.

Untuk Bank Sampah, dari beberapa daerah sudah berjalan baik tinggal yang lainnya menyusul. “Bank Sampah untuk Cibeunying Kidul sudah mulai berjalan meski belum total, tetapi di Cibiru dan Gedebage sudah berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Menyambung paparan Sugiri, Wakil Walikota Ayi Vivananda menambahkan bahwa kebersihan dan kelancaran aliran sungai memang sebagian besar sangat bergantung dari kepedulian warga dalam menjaganya selain juga memang tugas Pemerintah Kota Bandung dalam membantu warga untuk menjaga dan membersihkan aliran sungai serta memindahkan sampah dari lingkungan warga.

“Kepedulian warga dalam menjaga kebersihan sungai adalah merupakan faktor utama dalam mencegah terjadinya banjir, karena apabila warga hanya mengandalkan pemerintah dalam membersihkan sungai maka tidak mungkin dapat diselesaikan dengan segera, apalagi bila warga masih menganut kebiasaan membuang sampah dan brangkal ke sungai,” tegas Ayi.

Ayi mengatakan bahwa selain bisa dibersihkan sampah dan sedimentasi sungai bisa dimanfaatkan ke arah yang menguntungkan, jadi selain membersihkan, warga juga akan mendapatkan manfaat dari kegiatan membersihkan sungai tersebut.

“Dengan membersihkan sungai kita bisa mengambil manfaatnya juga, yaitu dengan cara melakukan Urban Farming menggunakan tanah dari sedimentasi sungai dan sisa kantong kreseknya dapat digunakan untuk dijadikan polibag atau wadah untuk menanamnya, mengenai tumbuhan yang ditanam sangat dianjurkan untuk menanam tanaman bumbu atau sayuran yang pendek seperti cabe, cengek, seledri atau sosin sehingga baik waktu panen dan ketahanan terhadap hamanya baik,” papar Ayi.

Selain Urban Farming Ayi juga akan membantu warga untuk masalah bibit dan masalah relokasi sampah yang ada di warga, ia mengatakan bahwa dirinya akan mengajak para RW untuk mengadakan pertemuan terkait manajemen relokasi sampah dan cara-cara pemanfaatan sampah sehingga nantinya dari sampah tersebut dapat dimanfaatkan lagi untuk warga.

“ Untuk masalah urban farming memang harus langsung dicoba sesegera mungkin jangan ditunda-tunda , nanti apabila ada kekurangan bibit akan dibantu oleh kami, dan untuk permasalahan sampah di sini saya akan mengumpulkan para RW untuk membahas pemanfaatan dan cara relokasinya dari rumah warga , sehingga diupayakan jangan adalagi warga yang membuang sampah ke sungai karena sampahnya yang ia taruh didepan rumah tidak diangkut, jangan merasa bahwa membuang sampah ke sungai adalah hal yang sepele, memang bila kita hanya membuang sampah sedikit di lingkungan kita tidak banjir tetapi di tempat lain sampah kita akan menyumbat aliran pada sungai yang sama dan akan mengakibatkan banjir pada warga disana,” pungkasnya.

Ayi Akan Wajibkan Ekskul Sepakbola di Sekolah



INILAH, Bandung - Bakal Calon Wali Kota Bandung Ayi Vivananda akan mewajibkan ekstra kulikuler sepakbola di setiap sekolah di Bandung. Ekstra kulikuler sepakbola akan diwajibkan kepada siswa di tingkat SD/SMP/SMA bahkan sampai perguruan tinggi.

"Saya bertekad untuk mewajibkan ektrakulikuler sepak bola disetiap sekolah di Bandung, mulai SD/SMP/SMA dan Perguruan Tinggi," tegas Ayi saat di Ujungberung Kota Bandung, Selasa (30/4/2013).

Selain olahraga sepakbola, Ayi juga akan memerintahkan kepada seluruh sekolah di Bandung untuk mengadakan berbagai macam kegiatan olahraga lainnya. Seperti volley, pencak silat, bulu tangkis dan lainnya. Kemudian kesenian, seperti, bermain alat musik, vokal, dan lain-lain, terutama kesenian musik Sunda.

"Jangan olahraga sepak bola saja, tetapi keahliah olahraga lain dan bidang yang lain harus juga ada ekstrakulikuler. Masyarakat Bandung harus pintar dalam berbagai hal. Makannya, harus dipupuk dari sejak dini," imbau Ayi.

Ayi menginginkan, Kota Bandung banyak melahirkan pemain sepak bola hebat, dengan demikian, Tim Nasional (Timnas) pun akan melirik Bandung sebagai pusat bibit pesepak bola hebat. Dan harapan terbesarnya, Bandung bisa menjadi motor untuk mengantarkan Indonesia mengikuti Piala Dunia dan pertandingan sepak bola akbar lainnya.

"Kita ingin Bandung lahirkan bibir sepak bola, mari ciptakan Bandung untuk mengharumkan tanah air Indonesia, khusunya dibidang sepak bola. Kita lahirkan pemain lokal, tapi berkelas international," harapnya.

Selain itu, untuk para pemain Persib, pihaknya menegaskan, tidak akan merekrut atau mengandalkan pemain asing untuk mengantarkan Persib juara. Namun, Ayi mengatakan, akan mengandalkan pemain sepak bola asal Bandung yang tentunya berkelas internasional.

"Kalau pemain kita sudah seperti yang diharapkan, hebat, Bandung tidak akan lagi mengandalkan banyak pemain asing untuk membela Persib Bandung mengantarkan juara, tapi kita andalkan anak-anak kita, yang jelas-jelas orang Bandung. Kita harus optimis, bahwa Persib akan juara terus," harapnya.

Senin, 29 April 2013

PILKADA MALANG: Pasangan Ahmad Mujais-Yunar Mulya Ancam Boikot Kampanye



BISNIS.COM, MALANG--Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Jawa Timur, Ahmad Mujais-Yunar Mulya (Raja), mengancam akan memboikot kampanye jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak merespons pakta integritas yang diajukannya.

"Jika KPU tidak memberikan jawaban yang memuaskan kami terkait pakta integritas yang kami ajukan ini, maka kami mungkin tidak akan mengikuti kampanye seperti yang telah dijadwalkan oleh KPU," kata Mujais, calon dari jalur perseorangan tersebut, Senin (29/4/2013).

Pakta integritas yang dikonsultasikan Mujais bersama tim suksesnya kepada KPU itu di antaranya terkait kepastian hukum soal politik uang serta tidak dijadikannya Pancasila sebagai acuan dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serta sanksi terhadap calon yang diketahui melakukan politik uang.

Mujais mengemukakan jika selama ini tidak ada kepastian hukum terkait politik uang dan nilai-nilai Pancasila juga tidak menjadi acuan dalam pelaksanaannya, maka ia menilai hal itu bertentangan dengan hati nuraninya.

Ia mengaku serba salah, sebab jika ia tetap maju dalam pilkada, maka akan bertentangan dengan nuraninya, namun jika ia mundur, maka bisa diancam pidana. Sehingga, Mujais memilih diam di rumah tidak melakukan kegiatan kampanye.

Ia mengatakan, dirinya juga akan berkonsultasi dengan sejumlah lembaga terkait tidak adanya kepastian hukum tersebut, seperti Mahkamah Konstitusi, pengadilan, bahkan presiden.

Secara tegas Mujais mengaku jika konsultasi pakta integritas ke KPU itu untuk kepentingan pribadi. Dan, konsekuensinya, jika ia melanggar pakta integritas yang telah dibuat itu, dirinya siap didiskualifikasi atau mengundurkan diri sebagai peserta Pilkada Kota Malang.

Pakta integritas ini akan diserahkan secara formal ke KPU dalam bentuk surat resmi, Selasa (30/1)."Jika jawaban yang kami terita dari KPU tidak sesuai harapan dan keyakinan saya, maka kami tidak akan ikut kampanye sebagai salah satu tahapan pilkada," katanya.

Menanggapi konsultasi terkait pakta integritas pasangan nomor urut empat itu, Ketua KPU Kota Malang Hendry mengatakan memang sebaiknya seluruh pasangan calon menyerahkan pakta integritas.

Namun demikian, katanya, KPU tidak bisa memaksakan hal itu pada semua pasangan calon, sebab KPU hanya sebagai penyelenggara pilkada. Sedangkan untuk penindakan merupakan wewenang dari panitia pengawas (panwas).

"Ide Pak Mujais sangat bagus untuk menentang politik uang dan siap mundur jika dirinya melakukan hal itu. Akan tetapi, kalau KPU diminta untuk mengeluarkan keputusan baru terkait politik uang ini, tentu tidak bisa karena itu menyalahi aturan," tegas Hendry. sumber

Sidang Pilkada Palembang Nunggu Antrean


JAKARTA - Sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palembang yang didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) belum mendapatkan jadwal sdiang. Ketika dikonfirmasikan, Staf Informasi Persidangan MK, Ujang menerangkan memang sengketa Pilkada Palembang belum ditetapkan jadwal sidangnya. "Sampai saat ini berdasarkan agenda persidangan memang belum masuk jadwal (Palembang). Masih menunggu ditetapkan ," ujarnya kepada koran ini kemarin (29/4) di Gedung MK, Jakarta. Diperkirakan awal Mei sidang Pilkada Palembang dapat diselenggarakan mengingat saat ini katanya MK masih menyelenggarakan sidang pilkada
dari berbagai daerah. (ran/dom) Baca selengkapnya Sumatera Ekspres Selasa (30/4) sumber

KINERJA KPU SAWAHLUNTO DIPERTANYAKAN

Sekitar 16 ribu berkas logistig Pilkada Sa­wah­lunto ditemukan saat dilakukan cek fisik. Kondisi lagi-lagi menuai kritikan berbagai pihak, khususnya peserta Pilkada yang mempertanyakan kinerja KPU Kota Arang itu.

SAWAHLUNTO, HALUAN — Kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sa­wah­lunto terus menuai kontra. Kali ini giliran tim peme­nangan pasangan calon Fauzi Hasan - Deri Asta yang mera­gu­kan independensi dan kre­dibilitas dari kinerja pen­yelenggara Pilkada itu.

Ketua tim pemenangan Fauzi Hasan - Deri Asta Bustami didampingi Sekre­taris PAN Epi Kusnadi serta juru Bicara pasangan Fader Riswan Idris dalam jumpa Pers yang digelar di Tulip Hotel Ombilin Sawahlunto, Senin (29/4) mengatakan, beberapa di antara keraguan terhadap pihak penyelenggara Pilkada itu antara lain menge­nai logistik. Proses pen­distri­busian dari penyedia jasa ke pihak KPU kota Sawahlunto dinilai sangat rentan dan membuka peluang terjadinya kecurangan.

Indikasi ini dilihat dari pengangkutan logistik yang tidak dalam pengawalan aparat hukum, padahal logistik tersebut termasuk dalam kategori dokumen yang dilin­dungi oleh UU nomor 14 tahun 2008 tentang keter­bukaan informasi publik.

Tak hanya itu, dalam jumpa pers tersebut juga disebutkan bahwa pada saat melakukan cek fisik, ternyata juga ditemukan kerusakan berkas logistik yakni formulir C6 KWK-KPU sebanyak 16 ribu akibat terkena air hujan sewaktu pejalanan. “Keru­sakan ini disebabkan karena pada saat membawa logistik ini, menggunakan mobil pick up bak terbuka dan tanpa adanya pengamanan.

“Pihak KPU sawahlunto dalam hal ini terkesan main-main dalam pelaksanaan Pilkada Sawahlunto, dengan tidak adanya pengamanan khusus dari pihak pengaman, berarti KPUD membuka pe­luang untuk terjadinya kecu­rangan,” kata Bustami.
Menurut tim Fader, sikap KPU Sawahlunto ini dinilai tidak berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hal ini akan menimbulkan tanda tanya besar di tengah-tengah masyarakat tentang inde­pendensi yang dimiliki oleh KPU. “Harusnya KPUD Sa­wa­h­lunto bisa mencerminkan aturan-aturan yang telah mereka buat,” tambah juru bicara Fauzi Hasan - Deri Asta kepada wartawan.