Anies Baswedan : Jokowi Ingin Kampanye Bermartabat dan Terhormat - Seputar Pilkada
Headlines News :

tabloid pulsa

Tabloid PULSA

Infolinks In Text Ads

Infolinks

INFOLINKS

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Home » » Anies Baswedan : Jokowi Ingin Kampanye Bermartabat dan Terhormat

Anies Baswedan : Jokowi Ingin Kampanye Bermartabat dan Terhormat

Written By Unknown on Kamis, 05 Juni 2014 | 03.35



BAJURINEWS.com, Jakarta – Pasangan capres-cawapres Jokowi-JK kembali menegaskan sikapnya ingin melakukan kampanye secara positif. Selama beberapa pekan pasangan bernomor urut dua ini selalu diserang oleh berbagai kampanye hitam di berbagai daerah.

Ikhtiar pasangan ini untuk melakukan kampanye secara positif dinyatakan juru bicara pasangan ini, Anies Baswedan jubir Jokowi-JK ini mengungkapkan hal tersebut bersamaan dengan Deklarasi Pemilu Berintegritas dan Damai di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

“Jokowi-JK ingin melakukan kampanye bermartabat dan terhormat,” ujar Anies, Rabu (4/6/2014).

Jubir pasangan capres-cawapres nomor urut dua ini juga menambahkan, “Tentu yang paling penting adalah di tingkat kepemimpinan nasional kita harus memberikan teladan. Kita harus menunjukkan bahwa berbeda itu normal, pilihan berlainan wajar dalam demokrasi,” ungkap Mantan Ketua Komite Etik KPK ini.

Untuk itu menurut Anies yang dibutuhkan adalah kedewasaan dari tim pasangan yang sedang berkompetisi. Ia mengungkapkan jangan ada kampanye hitam atau provokasi dalam kampanye.
Tim hukum pasangan Jokowi-JK sendiri bersikap tegas dengan beragam kampanye hitam yang menyerang pasangan ini.

Trimedya Panjaitan, anggota tim kuasa hukum pasangan Jokowi-JK akan melaporkan tabloid Obor Rakyat, sebuah tabloid yang menyerang pasangan Jokowi-JK, ke Badan Pengawas Pemilu dan Markas Besar Polri. “Hari ini kami laporkan Bawaslu dulu,” ujar Trimedya.

Pengamat politik Burhan Muhtadi dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga menekankan terminologi yang kerap digunakan dalam kampanye. Ia misalnya mengatakan kurang sependapat dengan terminologi mengibaratkan pemilu laiknya perang. “Pemilihan diksi dapat menimbulkan gelombang penafsiran yang berbeda-beda. Kalau pemilihan diksi cenderung provokatif maka tak ada bedanya dengan perang kata-kata,” ujar Burhan.

Jokowi sendiri dalam hari pertama kampanye akan mengunjungi Papua. Dipilihnya Papua bukan tanpa alasan, pulau paling timur di Indonesia itu dipilih untuk menyatakan bahwa Indonesia bukan hanya Jawa tapi dari Sabang sampai Merauke. sumber
Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

SPONSOR

networkedblogs

tabloidpulsa

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Seputar Pilkada - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya