Perusahaan Jepang Mengaku Suap Pejabat Indonesia Rp3,4 Miliar - Seputar Pilkada
Headlines News :

tabloid pulsa

Tabloid PULSA

Infolinks In Text Ads

Infolinks

INFOLINKS

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Home » » Perusahaan Jepang Mengaku Suap Pejabat Indonesia Rp3,4 Miliar

Perusahaan Jepang Mengaku Suap Pejabat Indonesia Rp3,4 Miliar

Written By Unknown on Kamis, 05 Juni 2014 | 05.07



Pejabat di Kementerian Transportasi Indonesia diduga menerima suap dari sebuah perusahaan di Jepang. Tidak hanya Indonesia, direktur perusahaan ini juga mengaku memberi suap pada pejabat di dua negara lainnya, yaitu Vietnam dan Uzbekistan.

Diberitakan situs berita Vietnam, thanhniennews.com, yang mengutip beberapa media di Jepang, mengatakan perusahaan konsultasi perkeretaapian Japan Transportation Consultants Inc. (JTC) telah menyuap pejabat di tiga negara itu demi mendapatkan proyek ODA (offcial development assistance). 

Hal ini diakui oleh Tamio Kakinuma, presiden JTC, yang mengakui hal ini dalam sebuah interogasi. Suap di tiga negara ini, kata dia, dilakukan 40 kali dari Februari 2008 hingga Februari tahun ini. Totalnya 130 juta yen atau lebih dari Rp15 miliar untuk lima proyek ODA.

Pejabat Indonesia, berdasarkan pengakuan Kakinuma, mendapatkan total 30 juta yen (Rp3,4 miliar) untuk mengamankan tiga proyek senilai 2,9 miliar yen (Rp336 miliar). Sementara Uzbekistan mendapatkan uang suap sekitar 20 juta yen (Rp2,3 miliar) untuk proyek senilai 700 juta yen (Rp81 miliar). 

"Jumlah pembayaran tergantung nilai proyek yang diterima. Contohnya, total 80 juta yen (Rp9,2 miliar) dibayar untuk proyek senilai 4,2 miliar yen (Rp487 miliar) di Vietnam," tulis laporan media Yiomiuri Shimbun.

Menurut Yomiuri Shimbun, uang suap ini diberikan JTC kepada lima pejabat pemerintahan di tiga negara tersebut. Di Indonesia, suap diduga diberikan pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian di Kementerian Transportasi Indonesia.

JTC telah bekerja untuk 19 proyek kereta api di luar Jepang sejak tahun 2000, dengan total investasi sekitar 25 miliar yen.

Belum jelas untuk proyek apa suap JTC di Indonesia diberikan. Namun berdasarkan informasi dari situs resminya (www.jtc-con.co.jp) memang benar ada tiga proyek yang melibatkan JTC dan masih berlangsung hingga sekarang.

Tiga proyek tersebut adalah pembangunan jalur ganda kereta api di beberapa wilayah, di antaranya adalah Cikampek Cirebon di jalur utara Jawa, Kroya-Yogyakarta di jalur selatan Jawa dan proyek kelistrikan di jalur utama Jawa dan pembangunan jalur ganda-ganda. Klien JTC dalam proyek ini, dalam situs disebutkan, adalah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Akibat kasus suap ini, pemerintah Jepang menghentikan bantuan ODA di Vietnam. Enam pejabat yang diduga menerima suap di negara itu ditahan. Langkah serupa sedang dipertimbangkan bagi proyek di Indonesia.sumber
Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

SPONSOR

networkedblogs

tabloidpulsa

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Seputar Pilkada - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya